Komunikasi terjadi
harus berdasar faktor-faktor di bawah ini juga agar komunikasi dapat berjalan lancar
baik untuk pihak komunikator maupun komunikan.
·
Ketepatan
waktu dan sasaran dalam komunikasi
Dalam berkomunikasi kita
harus memperhatikan waktu penyampaian serta keakuratan informasi yang akan kita
berikan serta siapa orang-orang yang akan kita ajak berkomunikasi harus kita
sesuaikan dengan apa yang akan kita bahas.
·
Kelengkapan
Komunikasi
Menyampaikan sebuah
informasi atau berita dalam komunikasi tidaklah boleh hanya setengah-setengah
karena hal tersebut akan menimbulkan kerancuan atau kesalahpahaman untuk pihak
penerimanya.
·
Pemilihan
kata-kata yang tepat dalam berkomunikasi
Komunikasi terjadi diikuti dengan
penyampaian informasi atau berita yang disampaikan melalui kata-kata, oleh
karena itu sebaiknya gunakanlah kata-kata yang baik dan benar serta sesuai
dengan lawan bicara kita.
Komunikasi
memiliki beberapa jenis yang berbeda, berikut adalah jenis-jenis komunikasi
yang biasanya terjadi di kehidupan sehari-hari :
·
Komunikasi
Intrapersonal
Komunikasi ini adalah
komunikasi yang dilakukan oleh diri sendiri misalnya ketika kita sedang
berkhayal atau ketika sedang menghadapi konflik batin.
·
Komunikasi
Interpersonal
Komunikasi yang biasanya
dilakukan oleh 2 orang secara langsung dan komunikasi jenis ini biasanya yang
paling efektif karena kita dapat melakukan interaksi secara langsung dan
bermakna.
·
Komunikasi
dalam kelompok kecil
Komunikasi ini terjadi biasanya di
dalam sebuah organisasi yang memiliki anggota tidak terlalu banyak sehingga
penyampaian pendapat antar anggota dapat tersampaikan dengan baik dan tidak
terlalu sulit.
·
Komunikasi
Publik
Komunikasi yang menyangkut khalayak
banyak ini dapat dilakukan baik secara langsung atau melalui media-media
seperti televisi, radio, dan lain sebagainya. Oleh karena jenis komunikasi ini
menyangkut orang banyak maka penyampaian pesan atau informasi menjadi kurang
efektif karena pendeskripsian dari masing-masing komunikan pasti berbeda dan timbal
balik atau respon yang diberikan oleh komunikan tidak dapat disampaikan secara
langsung.
Manusia
sebagai mahluk sosial pasti membutuhkan interaksi satu sama lain, bentuk
interaksi itu termasuk komunikasi. Komunikasi adalah penyampaian sebuah maksud
atau tujuan dari komunikator (penyampai berita) kepada komunikan (penerima
berita) agar dapat memotivasi atau menginformasikan sesuatu.
Manusia dalam kegiatan berkomunikasi
seringkali menghadapi hambatan-hambatan yang bisa terjadi dari dalam ataupun
luar dirinya. Akan tetapi untuk menyelesaikan sebuah masalah komunikasi memang
dibutuhkan agar masalah tersebut dapat dibahas secara bersama-sama dan dicari
jalan keluarnya. Untuk menghindari kesalahpahaman dari sebuah maksud dalam
komunikasi dibutuhkan keterampilan seseorang dalam berkomunikasi apalagi jika
komunikasi tersebut menyangkut orang banyak.
Komunikasi memang bukan hal yang
sulit dalam penerapannya semua tergantung bagaimana individu menangkap maksud
dan memberikan timbal balik atau respon terhadap komunikasi terhadap, hal yang
membuat komunikasi terkadang tidak simple
adalah ketika individu yang menjadi komunikator tidak bisa menjelaskan secara
lugas apa yang menjadi tujuan dari komunikasinya terlebih jika komunikan yang
menerima penyampaian informasi salah dalam memahami maksud dan tujuan tersebut.
Oleh karena itu kehati-hatian dalam berkomunikasi juga penting untuk
diperhatikan.
Komunikasi memang dilakukan manusia
dimanapun mereka berada karena hanya dengan berkomunikasi kita bisa mengetahui tentang
cara pandang orang lain terhadap sesuatu, karena hanya dengan berkomunikasi
kita bisa mengetahui apa yang orang lain rasakan dan ingini. Oleh karena itu
budayakanlah berkomunikasi dengan cara yang baik dan benar agar kita dapat
menyampaikan maksud atau tujuan kita yang mungkin bisa membantu orang lain.
Soal Essay
1.
Sebutkan Hasil-hasil Fungsional pada Konflik dalam Organisasi Suatu Perusahaan!
Jawab : (1)
manajer menemukan cara penggunaan dana yang merka terima secara lebih efektif,
(2) manajer menemukan suatu cara yang lebih baik untuk menekan pengeluaran atau
(3) manajer memperbaiki satuan-satuan pelaksanaan kerja keseluruhan sehingga
tersedia dana tambahan.
2.
Sebutkan Dampak Positif dari Konflik yang Terjadi Di Luar Organisasi !
Jawab:
Lebih mempersatukan para anggota organisasi
Mendatangkan kehidupan baru di dalam hal
tujuan serta nilai organisasi
Lebih menyadarkan para anggota terhadap
strategi serta taktik lawan
Sebagai suatu lembaga pengawasan
masyarakat.
3.
Bagaimana cara menghindari konflik antar-peranan (inter-role conflict) ?
Jawab: konflik
ini dapat dihindari dengan mendefinisikan kembali tugas yang terlebih dahulu
telah dispesialisasikan dan dialokasikan pada seorang tertentu sehingga akibat
negatif dwi-fungsi diminimumkan. karena konflik ini terkait dengan kepemilikkan
dua jabatan dalam satu waktu yang saling bertentangan.
Soal Pilihan Ganda
1. Berikut adalah bukan jenis-jenis konflik, kecuali:
a. Intersender Object
b. Intrasending Conflict
c. Interestsender Conflict
d. Infrastructure Conflict
e. Inpredict Conflict
2. Konflik yang terjadi karena adanya
penekanan dan paksaan yang diterima individu untuk keseragaman kelompok disebut
konflik . . .
a.
Konflik dalam diri individu
b.
Konflik antar kelompok dan organisasi
c.
Konflik antar individu dan kelompok
d.
Konflik rumah tangga
e.
Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
3. Konflik yang cara pencegahannya dengan
memperlakukan sama bagi semua pihak-pihak yang berkepentingan adalah . . .
a. Konflik yang memiliki informasi
saling bertentangan
b. Konflik akibat memiliki dua jabatan
yang saling bertentangan
c. Konflik yang tidak dapat diterima oleh individu
d. Konflik yang terjadi karena
seseorang harus memenuhi keinginan banyak orang
e. Konflik yang terjadi karena
disengaja oleh suatu pihak