Pengertian dan Karakteristik Kelompok


              Kelompok, sebuah kata yang memiliki arti sekumpulan orang yang memiliki kepentingan tertentu dan tujuan yang ingin dicapai bersama. Sebuah kelompok ada yang memiliki peraturan tertentu ada pula yang sifatnya hanya perkumpulan biasa, semua tergantung dari anggota yang berada di dalamnya. Salahsatu contoh kelompok adalah himpunan mahasiswa, dimana para anggotanya saling berbagi ilmu pengetahuan, wawasan umum, mengembangkan dirinya dengan bertukar pengalaman atau membuat acara-acara tertentu dan lain-lain.

Berikut adalah karakterisitik sebuah kelompok :
  • Anggota dalam suatu kelompok harus bisa saling mengenal agar tujuan yang ingin dicapai kelompok tersebut bisa tercapai.
  • Masing-masing anggota harus berinteraksi baik secara verbal maupun non-verbal.
  • Sebuah kelompok juga hendaknya memiliki struktur hubungan yang jelas dan stabil agar kelompok tersebut berguna sebagaimana mestinya.
  • Untuk menyamakan visi dan misi dalam sebuah kelompok baiknya dilakukan sebuah musyawarah atau rapat yang dilakukan oleh kelompok tersebut secara rutin.

Implikasi Manajerial


Implikasi manajerial dalam proses komunikasi adalah terjadinya komunikasi efektif antar karyawan baik komunikasi secara vertikal maupun horizontal dimana komunikasi yang efektif akan membuahkan hasil yang baik dalam rangka memajukan perusahaan.

Komunikasi Efektif


Menurut Kumar (2000), komunikasi efektif antar pribadi mempunyai 5 ciri:
  •  Keterbukaan
  • Empati
  • Dukungan
  • Rasa positif
  • Kesetaraaan
Bentuk dan Karakteristik Komunikasi Efektif :


1. Komunikasi verbal efektif
  • Jelas dan ringkas
  • Penggunaan contoh untuk membuat penjelasan lebih mudah dipahami. 
  • Mengulang bagian yang penting. Penerima pesan mengetahui “apa, siapa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana.
  •  Ringkas dengan menggunakan kata-kata yang mengekspresikan ide secara sederhana.
  •  Perbendaharaan kata (sampaikan pesan dengan istilah yang dimengerti lawan bicara).
  • Kecepatan berbicara dan Intonasi.
  • Humor.
  • Berikan kesan bahwa kita sebagai pendengar antusias berbicara dengan lawan bicara kita.

2. Komunikasi nonverbal
     ·         Penampilan fisik
     ·         Sikap tubuh dan cara berjalan Ekspresi wajah dan kontak mata.





Jenis dan Proses Komunikasi


Komunikasi terjadi harus berdasar faktor-faktor di bawah ini juga agar komunikasi dapat berjalan lancar baik untuk pihak komunikator maupun komunikan.
·         Ketepatan waktu dan sasaran dalam komunikasi
Dalam berkomunikasi kita harus memperhatikan waktu penyampaian serta keakuratan informasi yang akan kita berikan serta siapa orang-orang yang akan kita ajak berkomunikasi harus kita sesuaikan dengan apa yang akan kita bahas.

·         Kelengkapan Komunikasi
Menyampaikan sebuah informasi atau berita dalam komunikasi tidaklah boleh hanya setengah-setengah karena hal tersebut akan menimbulkan kerancuan atau kesalahpahaman untuk pihak penerimanya.

·         Pemilihan kata-kata yang tepat dalam berkomunikasi
Komunikasi terjadi diikuti dengan penyampaian informasi atau berita yang disampaikan melalui kata-kata, oleh karena itu sebaiknya gunakanlah kata-kata yang baik dan benar serta sesuai dengan lawan bicara kita.

Komunikasi memiliki beberapa jenis yang berbeda, berikut adalah jenis-jenis komunikasi yang biasanya terjadi di kehidupan sehari-hari :
·         Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi ini adalah komunikasi yang dilakukan oleh diri sendiri misalnya ketika kita sedang berkhayal atau ketika sedang menghadapi konflik batin.

·         Komunikasi Interpersonal
Komunikasi yang biasanya dilakukan oleh 2 orang secara langsung dan komunikasi jenis ini biasanya yang paling efektif karena kita dapat melakukan interaksi secara langsung dan bermakna.

·         Komunikasi dalam kelompok kecil
Komunikasi ini terjadi biasanya di dalam sebuah organisasi yang memiliki anggota tidak terlalu banyak sehingga penyampaian pendapat antar anggota dapat tersampaikan dengan baik dan tidak terlalu sulit.

·         Komunikasi Publik
Komunikasi yang menyangkut khalayak banyak ini dapat dilakukan baik secara langsung atau melalui media-media seperti televisi, radio, dan lain sebagainya. Oleh karena jenis komunikasi ini menyangkut orang banyak maka penyampaian pesan atau informasi menjadi kurang efektif karena pendeskripsian dari masing-masing komunikan pasti berbeda dan timbal balik atau respon yang diberikan oleh komunikan tidak dapat disampaikan secara langsung.

Pengertian dan Arti Penting Komunikasi


            Manusia sebagai mahluk sosial pasti membutuhkan interaksi satu sama lain, bentuk interaksi itu termasuk komunikasi. Komunikasi adalah penyampaian sebuah maksud atau tujuan dari komunikator (penyampai berita) kepada komunikan (penerima berita) agar dapat memotivasi atau menginformasikan sesuatu.
           Manusia dalam kegiatan berkomunikasi seringkali menghadapi hambatan-hambatan yang bisa terjadi dari dalam ataupun luar dirinya. Akan tetapi untuk menyelesaikan sebuah masalah komunikasi memang dibutuhkan agar masalah tersebut dapat dibahas secara bersama-sama dan dicari jalan keluarnya. Untuk menghindari kesalahpahaman dari sebuah maksud dalam komunikasi dibutuhkan keterampilan seseorang dalam berkomunikasi apalagi jika komunikasi tersebut menyangkut orang banyak.

            Komunikasi memang bukan hal yang sulit dalam penerapannya semua tergantung bagaimana individu menangkap maksud dan memberikan timbal balik atau respon terhadap komunikasi terhadap, hal yang membuat komunikasi terkadang tidak simple adalah ketika individu yang menjadi komunikator tidak bisa menjelaskan secara lugas apa yang menjadi tujuan dari komunikasinya terlebih jika komunikan yang menerima penyampaian informasi salah dalam memahami maksud dan tujuan tersebut. Oleh karena itu kehati-hatian dalam berkomunikasi juga penting untuk diperhatikan.

            Komunikasi memang dilakukan manusia dimanapun mereka berada karena hanya dengan berkomunikasi kita bisa mengetahui tentang cara pandang orang lain terhadap sesuatu, karena hanya dengan berkomunikasi kita bisa mengetahui apa yang orang lain rasakan dan ingini. Oleh karena itu budayakanlah berkomunikasi dengan cara yang baik dan benar agar kita dapat menyampaikan maksud atau tujuan kita yang mungkin bisa membantu orang lain.