Tulisan gue ini sekedar pendapat gue tentang gimana kebanyakan cewek di sekitar gue ngejalananin hidupnya setelah era ibu Kartini. Atau...... tanpa gue sadari gue hanya menceritakan tentang diri gue sendiri. Tapi, pertama gue bakal menceritakan yang selama ini gue bayangin tentang sosok ibu Kartini. Gue selalu membayangkan dia sosok perempuan sederhana dengan senyum manis yang memiliki tingkat kecerdasan langsung to the point bukan tipe perempuan yang kayak cewek-cewek kebanyakan di era kekinian yang ngebawa ribet hal-hal yang seharusnya bisa dihadapi dengan simpel.
Gue sendiri juga masih suka ngeribetin hal-hal tertentu, mungkin udah jadi sesuatu yang mutlak di otak cewek bahwa detail itu penting buat diatur sedemikian rupa supaya hal-hal lain yang kita mau bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan. Tapi, emang segala sesuatu kalo dibikin jadi berlebihan malah nggak asik, apalagi yang dibikin berlebihan itu ribet. Kadang, gue pengen bisa berfikir sesimpel para laki-laki di luar sana, gue sering kagum sama beberapa cara fikir cowok yang straight to the point tapi juga nggak suka sama cowok yang terlalu ngegampangin sesuatu, nah kan gue ribet hahahah . .
Kalo aja setiap orang bisa memaknai perbedaan dengan satu pemahaman, sayangnya paham yang dimiliki orang lain aja udah beda-beda. Gue pengen bisa jadi orang yang kalo ngasih saran ke orang lain langsung bisa ngena dan bermakna, terlebih ngasih saran ke temen-temen gue yang berlebihan kalo lagi menanggapi sesuatu, tapi ya itu tadi nggak semua mau denger pake mikir kadang mereka cuma denger dan abis itu balik ke standar cara berfikir mereka tanpa mau mempertimbangkan saran orang lain. Kira-kira dulu cewek di jaman ibu Kartini seribet cewek jaman sekarang nggak ya ?
Tapi, biar gimanapun juga gue dan cewek-cewek di luar sana adalah satu spesies, berharap suatu saat nanti gue dan mereka bisa jadi kaya ibu Kartini yang memberi terang setelah gelap dengan cara kita masing-masing. Dan semoga populasi cewek-cewek rewel nan ribet di luar sana bisa terkurangi :)
Bahasa
Indonesia sebagai bahasa kita sehari-hari, memiliki beberapa konteks yang
dibuat untuk disesuaikan menurut tujuan penggunaannya. Seiring perkembangan zaman,
banyak terjadi pergeseran bentuk bahasa Indonesia yang salahsatunya dipengaruhi
oleh adanya kata yang berasal dari serapan bahasa asing. Terkadang kata-kata
tersebut digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi merupakan hal yang memiliki banyak kata serapan bahasa asing. Kita
tidak bisa menghindari perkembangan tersebut, oleh karena itu, penting untuk
kita mengetahui bagaimana menggunakan bahasa Indonesia dengan penyesuaian
tertentu terhadap bahasa asing yang diserap. Tertentu dalam hal ini maksudnya
adalah, kata-kata serapan bahasa asing harus ditata sesuai dengan kaidah bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Hal ini penting untuk dilakukan karena budaya
berbahasa Indonesia adalah sesuatu yang harus dilestarikan sehingga tidak boleh
dirusak oleh bahasa asing.
Sistem
informasi merupakan salahsatu cabang ilmu pengetahuan yang diambil dari
pengetahuan Teknologi Informatika, meski berbeda tetapi kedua
pengetahuan ini masih memiliki keterkaitan. Hal-hal yang dipelajari dalam
sistem informasi terkait dengan pengolahan informasi yang biasanya akan
digunakan dalam pengambilan sebuah keputusan. Jenis-jenis sistem informasi yang
banyak dijumpai adalah sistem informasi manajemen, sistem informasi akuntansi
dan sistem informasi perbankan.
Perbedaan sistem pemelajaran dari sistem informasi dengan
teknologi informatika, secara mendasar dapat dilihat dari segi analisis desain
dan pemrogramannya. Bidang ilmu teknologi informatika, mendesain dan
menganalisis secara tradisional dan berorientasi obyek, sekuensial dan paralel,
kemudian mengimplementasi algoritma, sedangkan sistem informasi menganalisis
dan mendesain model tradisional dan berbasis obyek lalu mengimplementasi sistem
informasi.
Jika Anda memilih belajar mengenai
sistem informasi maka Anda akan dibekali dengan pengetahuan mengenai manajemen
sistem informasi dan siklus hidup pengembangan sistem informasi, sedangkan
untuk teknologi informatika Anda akan mempelajari rekayasa perangkat lunak dan
siklus hidup pengembangan perangkat lunak.
makalah ini dipsoting dalam bentuk pdf untuk membacanya silahkan klik link "Makalah EYD" di atas